Skip to main content

Catatan Rilis Paripurna BlankOn Sajadah 8.0

Internet 16 Oktober 2012 / 1 Dzulhijjah 1433 H

Bismillahirrohmaanirrohiim
BlankOn Sajadah 8.0 adalah edisi racikan Islami ketiga dari BlankOn Sajadah setelah sebelumnya telah di terbitkan versi 6.0 Ombilin dan versi 7.0 Pattimura, racikan ini berisikan paket paket Islami seperti pengingat waktu sholat, arah kiblat, Al Qur'an dan terjemah, tartil Qur'an, pembaca hadist dan Kalender Hijriyah, melengkapi edisi regular BlankOn 8.0 Rote yang telah di rilis pada tanggal 17 Agustus 2012 oleh YPLI dan Tim Pengembang BlankOn.
Apa yang Berbeda ?
BlankOn Sajadah yang berbasiskan Rote mempunyai fitur dasar Rote seperti Destop Modern Manokwari, Aksara Nusantara, Chromium, Stardict dll yang ditambah dengan Fitur khas Islami seperti
    * QiOO - Al Quran di LibreOffice,
    * Zekr - Al Qur'an terjemah dan suara tartil online,
    * Minbar - Pengingat waktu sholat,
    * Stellarium - aplikasi melihat tata surya / planetarium,
    * support penulisan huruf arab,
    * Kalkulator Zakat Indonesia
    * DNS Nawala - DNS Penyaring domain berkonten negatif
    * Hijra - Kalender Islam
    * Monajat - Aplet penampil Doa doa
    * Thawab - Ensiklopedi dan penampil ebook hadis dan kitab
    * Hadis-Web dan SalafiDB - Kumpulan hadis hadis Bukhori, Muslim dll
    * Elforkane (Al Quran)
    * Elkirtasse (Pembaca ebook Kitab Arab)
    * serta Folder Islami yang berisi konten konten Islami
Cetakan CD BlankOn Sajadah 8.0 ini bisa diunduh pada alamat:
http://cdimage.blankonlinux.or.id/blankon/blankon-sajadah/rilis/8.0/
Penyangkalan
Dengan menggunakan BlankOn Sajadah berarti anda setuju dengan ijin terbatas dari masing masing aplikasi yang terdapat di BlankOn Sajadah seperti:
  • Lisensi Java [http://www.java.com/en/download/license.jsp]
  • Zekr [http://www.sabily.org/website/index.php/en/zekr-disclaimer]
Apabila Anda menemukan masalah pada Rilis Paripurna ini mohon untuk melaporkan ke :
http://dev.blankonlinux.or.id/newticket
sumber: http://sajadah.blankonlinux.or.id/catatan-rilis.html

Comments

Popular posts from this blog

Biografi Ade Irawan

Arzia Dahar Lahir     5 April 1937 (umur 75) Hindia-Belanda Hindia Belanda Pekerjaan     aktris Tahun aktif     1964 - sekarang Pasangan     Bambang Irawan Anak     Bambang Widya Permadi Irawan (Adhi) Ria Irawan Dewi Irawan Ade Irawan yang memiliki nama asli Arzia Dahar (lahir di Jakarta, 5 April 1937; umur 75 tahun) adalah aktris senior Indonesia. Wanita berdarah Minang ini adalah istri dari Bambang Irawan, aktor dan sutradara Indonesia. Tiga dari lima anak mereka, Bambang Widya Permadi Irawan (Adhi), Dewi Irawan, dan Ria Irawan mengikuti jejak mereka di dunia film. Karier Ade terjun ke dunia seni peran pertama kali pada tahun 1964 sebagai figuran dalam film Diambang Fadjar produksi Agora pimpinan Bambang, suaminya. Meski kenal Bambang sejak sebelum menjadi aktor pada tahun 1954, mereka baru menikah setelah Bambang populer berkat main di film Tiga Dara tahun 1956. Sedangkan Ade mulai me...

Frederich Silaban

Ars. Frederich Silaban agama Kristen (lahir di Bonandolok, Sumatera Utara, 16 Desember 1912 – meninggal di Jakarta, 14 Mei 1984 pada umur 71 tahun) adalah seorang opzichter/arsitek generasi awal di negeri Indonesia. Dia merupakan seorang arsitek otodidak. Pendidikan formalnya hanya setingkat STM (Sekolah Teknik Menengah) namun ketekunannya membuahkan beberapa kemenangan sayembara perancangan arsitektur, sehingga dunia profesipun mengakuinya sebagai arsitek. Dan seiring perjalanan waktu, ia terkenal dengan berbagai karya besarnya di dunia arsitektur dan rancang bangun dimana beberapa hasil karyanya menjadi simbol kebanggaan bagi daerah tersebut. Frederich Silaban  telah menerima anugerah Tanda Kehormatan Bintang Jasa Sipil berupa Bintang Jasa Utama dari pemerintah atas prestasinya dalam merancang pembangunan Mesjid Istiqlal. Frederich Silaban juga merupakan salah satu penandatangan Konsepsi Kebudayaan yang dimuat di Lentera dan lembaran kebudayaan harian Bintang Timur mulai t...

Navigate Interesting Bromo

Gunung Bromo adalah pemandangan tempat wisata utama di Jawa Timur yang dapat dilihat dari puncak Gunung Penanjakan yang memiliki ketinggian 2.774 meter di atas permukaan laut dan merupakan gunung tertinggi kisaran Tengger atas. Para pengunjung dapat melihat matahari terbit yang indah, laut pasir dan pemandangan Gunung Bromo. Gunung Bromo bisa diakses dari Malang dan Surabaya hanya hanya 95 km. Selain itu, kita dapat melihat keunikan tradisi masyarakat Tengger, yang memiliki pekerjaan bersama dalam budaya Tengger kegiatan ritual masih ada seperti Kasada, Karo, Unan-unan, Entas-entas, dan Purnama Tilem. Jika pengunjung pergi ke sana, mereka akan menemukan panorama spektakuler di sepanjang jalan mereka, dilengkapi dengan udara segar dan jalan berliku-liku hily. Its diakses dari Pasuruan melalui Wonokitri - Tosari Bromo telah dikenal oleh semua pengunjung dunia. Mereka datang ke Bromo untuk menyaksikan matahari terbit. Pengunjung juga dapat melihat ke bawah ke kawah yang penuh asap,...