Skip to main content

Posts

Showing posts from December 2, 2012

Kenangan LUMPUR LAPINDO

 Lumpur Lapindo Menyimpan beribu Kenangan bahkan jutaan yang berarti bagi semua orang Dulu sebelum terjadi bencana lumpur lapindo di porong kabupaten sidoarjo jawatimur tepatnya desa besuk dan mindi merupakan termasuk tempatkku bermain.   Meskipun rumahku gempol pasuruan tapi teman-temanku banyak diporong tempatku waktu habis pulang sekolah SMKN2 di sidoarjo, aku mesti ngamen sama teman-temanku yang ada diporong. Dan aku kalau ngamen sama teman-temanku pasti mengelilingi porong mulai pasar sampai desa besuk. Begitu senangnya dulu kalau ngamen dan biaya ngamen buat bantu bayar sekolah maklum anak orang dibawah rata-rata bahkan ratanya kayak LAPINDO. Tapi aku bangga dengan keadaannku dan bersyukur kepada ALLOH SWT apa-apa yang telah diberikan kepadaku meski harus sekolah sambil ngamen. Tapi sejak ada letusan atau semburan LUMPUR LAPINDO desa yang ku keliling semua sudah musnah persis kayak dalam hitungan detik saja yang rata

Dialog Anak Alay dengan Orang Normal

Dilarang ketawa kalau Gak Lucu blas Ini masih tentang bahasa alay anak zaman sekarang. Memang pening membaca tulisan alay, kening berkerut-kerut ketika membacanya, mata jadi menyipit, kepala cenat-cenut. Di bawah ini dialog yang lucu antara anak alay dengan “orang normal” di fesbuk (atau lewat BBM?). Saya dapat dari milis sebelah. Selamat membaca obrolan anak 4l@Y. Keterangan : A : ANAK ALAY; B: GW A = Alluw kag! Leh knal? Ap kBrx? B = Wa’alaikumsalam Warohmatullahi Wabarokatuh…Dengan hormat, sampainya pesan ini, saya akan memberitahukan bahwa kabar saya baik-baik saja…. Maaf beribu-ribu maaf, Ini gerangan nomer siapa ya? Kok acap kali sms nomernya ga ke save ya? (bales sepanjang mungkin) A = Owh ea muuph lupa ng@s1h s4L4m,,,, Ini EnDoet LuThuwna EmbeM C@ianK Cmu@na. Inged gag kag? Eh, kug blzna pjg bgd ch? Gi ng4ps? B = Yaiyalah panjang…. Lagian ga dibayar perhurup inih! Gw lagi mabok nerjemahin kata2 lo nih. Keypadnya ilang2an ya? Oh elo…. Eh, siapa tadi? Tembem sem

suku tengger di Desa Wonokitri

Mengantar Roh Menghadap Hyang Widi Hong wilaheng mangkudaya jagad dewa bathara eyang jagad pramudita ingkang miwiti, ndugiaken kajate saking bapak Sudarmiko kang sedekah ngentas dateng siti dermaipun ……… . Itulah sepenggal bacaan mantra yang diucapkan sang dukun Suku Tengger, Supayadi, ketika acara hajatan entas-entas dari keluarga Sudarmiko alias Ikok, di Balai Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Ya, sang dukun antara lain bertugas sebagai pengantar upacara adat, termasuk entas-entas. Sebagai pengantar upacara adat, sang dukun tidak digaji, tetapi ia menerima dari masyarakat secara sukarela. Entas-entas adalah sebuah acara adat untuk mengentas leluhur yang sudah meninggal. Di acara tersebut rangkaiannya antara lain rakan tawang, mohon ijin kepada yang akan ditempati. Kedua, merniti (menghitung leluhur yang akan diswargakan atau yang akan dientas). Esok dilanjutkan ngelukat sebagai acara puncak atau pembersihan leluhur. Di tengah-tengah membacakan mantranya,

Hazairin

Hazairin Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia ke-11 Masa jabatan 30 Juli 1953 – 12 Agustus 1955 Presiden     Soekarno Didahului oleh     Mohamad Roem Digantikan oleh     R. Sunarjo Informasi pribadi Lahir     28 November 1906 Bukittinggi, Sumatera Barat, Hindia Belanda Meninggal     11 Desember 1975 (umur 69) Indonesia Jakarta, Indonesia Kebangsaan     Indonesia Agama     Islam Prof. Dr. Hazairin (lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, 28 November 1906 – meninggal di Jakarta, 11 Desember 1975 pada umur 69 tahun) adalah seorang pakar hukum adat. Beliau menjabat Menteri Dalam Negeri dalam Kabinet Ali Sastroamidjojo I. Asal usul Hazairin lahir di tengah-tengah keluarga taat beragama, dari pasangan Zakaria Bahri (Bengkulu) dan Aminah (Minangkabau). Ayahnya adalah seorang guru dan kakeknya, Ahmad Bakar, adalah seorang ulama. Dari kedua orang tersebut, Hazairin mendapat dasar pelajaran ilmu agama dan bahasa Arab. Kehidupan Hazairin menamatkan pendidikannya di Seko

Cariyos Wayang Golek – Rama Parasu Mukswa

Kocap kacarita, Sang Rama Parasu paripaksa ngambali angupadi ing ngendi dununging Bathara Wisnu. Nanging samangke dalan kang bakal kaambah wus katon nglegewa tan ana padhas curi kang  rumpil. Amarga wus ana titikan manawa sejatine, kang den ulari wus gumathok parane. Bathara Wisnu sejatine wus nyarira marang satriya saka ing Ngayodya, kang aran Raden Rama ya Raden Regawa. Mangkana Rama Bargawa wus manjing wana gung liwang liwung kang njlujur pener tanpa menggok marang parane Negara Ayodya. Wana kang kebegan ing eri bandhil bebondhotan. Ing kana tan kapireng aba swaraning jalma manungsa kang kapireng amung pambekosing warak lan pambaunging sima miwah pangempreting dwipangga. Nanging uga ana sajuga swara bebisik kang tinumpangan ing samirana. Tan ana sisip lamun iku swara pambisiking jim setan peri prayangan kang amalaya bumi. Keclap- keclap wujuding kang peri lan prayangan cat ilang cat katon kanti wujud kang karya gogrog marasing kang tan darbe kawanen. Mangkana Sang Rama Parasu

Denny Indrayana

Denny Indrayana Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Indonesia ke-1 Petahana Mulai menjabat 19 Oktober 2011 Presiden     Susilo Bambang Yudhoyono Didahului oleh     Jabatan baru Sekretaris Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum Petahanan Mulai menjabat 30 Desember 2009 Presiden     Susilo Bambang Yudhoyono Didahului oleh     Jabatan baru Staf Khusus Presiden Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme Petahana Mulai menjabat September 2008 Presiden     Susilo Bambang Yudhoyono Didahului oleh     Jabatan baru Informasi pribadi Pekerjaan     Aktivis, akademisi Agama     Islam Denny Indrayana (lahir di Kotabaru, Kalimantan Selatan, 11 Desember 1972; umur 39 tahun) adalah seorang aktivis dan akademisi Indonesia yang sejak 19 Oktober 2011 diangkat menjadi Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. Denny adalah Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada. Dia juga merupakan salah satu pendiri Indonesian Court Monitoring

Bagir Manan

Prof. Dr. Bagir Manan, SH, MCL.  (lahir di Kalibalangan, Abung Selatan, Lampung Utara, 6 Oktober 1941; umur 71 tahun) adalah Ketua Dewan Pers Indonesia, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia periode 2001—2008. Ia juga merupakan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Padjajaran. Keluarga Bagir Manan mempunyai satu istri, Ny. Komariah dan tiga orang anak, Kemal, Safitri, dan Firman. Pada Februari 2010, Bagir terpilih sebagai ketua Dewan Pers Indonesia periode 2010—2013. Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki

Abdoel Gaffar Pringgodigdo

Prof. Dr. Mr. Abdoel Gaffar Pringgodigdo Abdoel Gaffar Pringgodigdo, c. 1950 Menteri Kehakiman Masa jabatan 21 January 1950 – 6 September 1950 Presiden     Sukarno Didahului oleh     Soepomo Digantikan oleh     Wongsonegoro Informasi pribadi Lahir     21 Agustus 1904 Bojonegoro, Hindia Belanda Kewarganegaraan     Indonesia Partai politik     Masyumi Prof. Mr. Abdoel Gaffar Pringgodigdo (24 Agustus 1904 - ?) adalah mantan Menteri Kehakiman Indonesia dari tanggal 21 Januari sampai 6 September 1950. Riwayat hidup Pringgodigdo lahir di Bojonegoro, Jawa Timur, Hindia Belanda pada tanggal 24 Agustus 1904.Dia merupakan kakak kandung dari duta besar Abdoel Kareem Pringgodigdo. Setelah dua tahun di sekolah rakyat, dia belajar di Europeeche Lagore School dari tahun 1911 hingga 1918, lalu di Hogere Burger School. Setelah lulus pada tahun 1923, dia berangkat ke Leiden, Belanda, untuk belajar di Universitas Leiden, dari mana dia lulus pada tahun 1927 sebagai sarjana hukum. Dia